5 Tips Latihan Agility Serta Squad Sepeda “Downhill” Untuk Pemula

Downhill adalah satu diantara type olahraga sepeda gunung yang melawan. Ini karena karakter medan downhill yang tidak asal-asalan, dan membutuhkan ketrampilan oke buat penikmatnya. Pikirkan, kalian harus menuruni gunung atau perbukitan dengan kecepatan tinggi yang pasti butuh berkonsentrasi penuh. Simak juga: Lari Versus Sepeda, Mana yang Lebih Baik? Bila tertarik, tersebut trik dan tips mengawali gowes sepeda donwhill dari olahragawan Bima Fikri Aldira.

1. Ukuran sepeda Menurut Adi, tiap sepeda donwhill mempunyai ukuran yang sesuaikan tinggi tubuh. Ukuran itu ialah small, medium, serta large. “Disana, kita dapat lihat, tinggi kita di size apa.” “Sebab kita tidak dapat gunakan sepeda di size medium jika kita mempunyai tubuh pendek,” tutur Bima di acara Polygon, Jakarta, Jumat (21/6/2019). “Size small maksium tinggi 170 cm, medium dengan tinggi 170-180 cm, mengenai large di atas 180 cm.”

2. Rem Satu diantara elemen penting dalam sepeda downhill ialah pengereman. Oleh karenanya, penting buat pemula untuk pilih yang pas. Adi mengaku banyak merek untuk pengereman, tetapi ia menyarankan untuk pilih Shimano sebab semakin dapat sesuaikan dengan pemula.

Read More : jenis sepeda polygon

3. Belajar kemampuan Hal-hal lain yang perlu dilihat untuk bermain sepeda downhill ialah kemampuan. Pemula harus memelajari kemampuan jumping sampai berm. “Kemampuan pemula untuk pertama-tama konsentrasi pada berm, sebab lihat jumping cukup gampang,” tuturnya. “Untuk mengawali latih berm, minimum dalami beberapa tehnik basic, satu salah satunya ialah berani menidurkan tubuh, sama seperti MotoGP yang memang benar ada peristiwa menidurkan tubuh waktu tikungan.” Simak juga: Transformasi Tunggangan Ridwan Kamil dari Sepeda Jadi Moge…

4. Track gampang Untuk pemula, mulai bisa track seperti di Jogja, Bambu Land Bike Park; atau di Bandung, Cikole Bike Park. Tempat track itu aman untuk pemula latihan. “Track disana tidaklah terlalu terjal, plus banyak permainan, dari mulai tikungan serta jumping,” tuturnya.

5. Menjaga kesehatan Pemula harus juga menjaga kesehatan. Di downhill, menurut Bima, tiap olahragawan disuruh untuk bangun upper bodi serta perut. Untuk perut, contohnya, penting fungsi di downhill, seperti saat turunan atau tikungan harus betul-betul konsentrasi, karena itu otot perut punya pengaruh. “Seperti pemain bola lari kencang, mendadak lawan di muka berhenti, automatis perut juga harus nahan.” “Ini sama dengan downhill, saat tengah turun, selanjutnya ada obstacle, karena itu perut juga harus nahan,” katanya. Latihannya dapat berbentuk sit up, pull up, sampai core.

Sesaat untuk dada, waktu turunan terjal serta bebatuan, tangan serta dada juga harus meredam juga. Selanjutnya melatih kaki penting juga. Pemula, kata Bima, dapat latihan agility serta squad. Hal itu untuk melatih otot-otot kaki kuat. “Jika di downhill, buat beberapa pemula disarankan latihan satu minggu sekali, plus sesuaikan dengan sepeda,” katanya. “Saya sendiri latihan downhill pada hari Sabtu serta Minggu. Sesaat Senin-Jumat latihan nanjak, nge-gym atau senam.”

Sepeda Antik Zalfi Kalsel Sampai ke Belanda

SEPEDA Ontel. Begitu banyak orang mengatakan. Ada juga yang menyebutkan jadi sepeda antik. Ya, antik sebab sepeda ini berumur beberapa puluh tahun, bahkan juga telah ada sebelum Indonesia merdeka.

Di Kalimantan Selatan, booming sepeda ontel berlangsung seputar tujuh tahun melalui. Bantuknya yang ciri khas jadikan sepeda ini dicari beberapa kolektor atau penghobi sepeda. Akhirnya, waktu booming berlangsung di banua, sepeda ontel di sudut-sudut serta pelosok banua jadi target. Harga jualnya juga membumbung. Dari mulai beberapa ratus ribu rupiah sampai hingga beberapa puluh juta rupiah.

Merk sepeda yang banyak dicari diantaranya Gazelle, Raleigh serta Philips. Tidak cuma sepeda, aksesories seperti sadel, lampu, lonceng, penutup roda serta penutup rantai yang masih original ramai dicari sebegai pelengkap orisinilitas sepeda yang dikoleksi.

Seiring waktu berjalan, booming sepeda ontel meredup. Tetapi, penghobi sepeda ontel pasti masih ada serta masih tiap dengan hobinya.

Di Banjarmasin, HM Zalfi HB adalah penghobi sepeda ontel. Tidak kurang 21 sepeda antik beberapa merk dipunyainya. Beberapa puluh sepeda ontel kuno berjejer di halaman di tempat tinggalnya di Jalan Kuin Selatan Nomer 15 RT 4 Banjarmasin.

Read More : sepeda philips

Meskipun begitu, ia tidak ingin dikatakan sebagai kolektor. Ia hanya hoby atau fans sepeda antik. “Kalau kolektor umumnya jika cocok menggunakan sepeda serta bertemu jalan rusak ia akan berhenti. Sedang penghobi sepeda akan jalan terus, walau jalan rusak, becek atau hujan sekalinya,” tutur Zalfi.
Semua sepeda itu dibelinya dari beberapa tempat dengan waktu yang berbeda-berbeda. Ia mulai tertarik mempunyai sepeda antik semenjak 2012.

Menariknya, ada tiga sepeda ontel yang berjejer dalam tempat terpisah. Ke-3 sepeda kuno itu termasuk spesial serta tetap mendapatkan tambahan perawatan tiap hari. Sepeda classic itu diperlengkapi wadah air minum material besi.
Tiga sepeda bermerek Gazelle P itu adalah sepeda kecintaan Zalfi. Lumrah Zalfi benar-benar mengistimewakannya sebab harga belinya Rp 30 juta per unit.

“Saya belinya di Belanda. Saat itu harga Rp 30 juta, lalu saya beli dua serta saya boyong ke Banjarmasin,” sebut kakek tiga anak serta delapan cucu itu.

Menurutnya, setiap saat peringatan HUT Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan atau Proklamasi 17 Mei 1949, sepeda-sepeda kepunyaannya di turunkan ke jalan. Bahkan juga ada yang tempuh perjalanan dari Banjarbaru ke Kandangan.

“Ini ada sepeda yang tiap tahun digunakan Gubernur Kalsel, Paman Birin. Bahkan juga bermalam sepanjang dua minggu lebih di tempat tinggal Paman Birin,” tutur ia.
Menurutnya, lewat sepeda ia dapat mengalirkan hobi bersepeda. Diluar itu, ia turut tindakan sosial yang diadakan sekalian bersepeda antik itu.

Industri Sepeda Termasuk Produk Polygon Tak Terpengaruh Gonjang-ganjing Politik

Industri sepeda tengah nikmati perkembangan yang relevan. Bahkan juga pertumbuhannya tidak kenal gonjang-ganjing politik. Ini dirasa oleh jaringan toko sepeda Rodalink. Tidak bingung, mereka tengah mengincar dua pembukaan toko di tahun ini.

“Rodalink sudah mempunyai jaringan 41 outlet di Indonesia, tiga outlet di Singapura serta enam outlet yang lain di Malaysia. Tahun kemarin ialah perkembangan paling baik serta di kuartal pertama 2019 lebih baik ,” kata Lucky Tantra, Marketing Manajer of Rodalink Indonesia waktu mengadakan pekerjaan Night Ride Ramadhan Rodalink 2019, Selasa (21/5/2019).

Lucky mengungkapkan, industri sepeda tidak terpengaruhi dengan keadaan perpolitikan yang ada. Ini dibuktikan dengan keberanian mereka buka outlet paling akhir di Palembang, Sumatra Selatan, yang bersamaan dengan peristiwa Pemilu 2019. “Di Indonesia, kami punyai 41 oulet. Sesaat di Malaysia ada enam serta tiga di Singapura,” ucapnya.

Lucky memandang kesadaran warga untuk bersepeda telah tinggi. “Ini telah jadi pola hidup, tidak bingung ada orang yang mempunyai banyak sepeda. Ia ikuti trend yang ada, sebab memang setiap tahun ada lineup atau seri yang berlainan,” katanya.

Jadi jaringan toko ritel kekinian yang menyiapkan produk sepeda, elemen, serta perlengkapannya, Rodalink tawarkan pengalaman baru belanja beberapa keperluan bersepeda pada harga lumrah, kualitas terjamin, serta keaslian produk.

Baca Juga : sepeda polygon harga 4 jutaan

“Tidak hanya belanja langsung di toko Rodalink, customer dapat juga membelinya dengan daring lewat situs sah kami,” paparnya.

Untuk mempermudah serta menganakemaskan customer memperoleh produk yang diharapkannya, Rodalink mengaplikasikan kebijaksanaan kejelasan harga. Jadi harga satu produk di antara outlet yang satu dengan yang lain ialah sama.

“Hingga customer dapat beli produknya di oulet A serta ambil barangnya di outlet B,” kata Norman, Ruang Manajer Rodalink Serpong, Tangerang.

Berkaitan penerapan Night Ride Ramadhan Rodalink 2019, Norman menerangkan, pekerjaan itu diselenggarakan semenjak tahun 2017. Maksudnya adalah untuk membina jalinan baik dengan warga, khususnya konsumennya.

“Kami selenggarakan gratis. Setiap tahun jumlahnya yang berminat terus makin bertambah serta minta maaf sangat terpaksa kami batasi untuk kenyamanan serta keamanan peserta,” katanya.

Sandy Yudha, Store Manajer of Rodalink Indonesia, menjelaskan, tertera lebih dari 3.000-an pesepeda daftarkan diri untuk turut berperan serta dalam pekerjaan ini.

“Beberapa acara menarik diselenggarakan, salah satunya Ngabuburide (bersepeda bersama dengan sekalian menanti waktu buka puasa), coaching clinic, fun games, persaingan photo serta video, sampai doorprize dengan bermacam hadiah menarik, terhitung sepeda Polygon. Walau gratis, hadiah yang diperebutkan berharga juta-an rupiah,” ucap Sandy.

Sekarang, Rodalink adalah distributor sah untuk merek-merek dunia, seperti Polygon, Tern, Marin, Shimano, Cat Eye, Topeak, Camelbak, Limar, Abus, Schwalbe, Thule, serta ada banyak yang lain. Produk Polygon sendiri telah tembus pasar export Eropa.